BLOGGER TEMPLATES AND IMVU Layouts »

Minggu, 30 Januari 2011

EDUKASI SMAN 3 BANDUNG

Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Kota Bandung menerapkan sistem kredit semester (SKS) mulai tahun ajaran 2009/2010. Sistem belajar ala perguruan tinggi ini diperkenalkan ke siswa baru yang tengah mengikuti kegiatan pengenalan sekolah.Wakil Kepala SMAN 3 Kota Bandung Bidang Kurikulum Firmansyah Noor, Senin (13/7), mengatakan, SKS diterapkan terhitung mulai siswa kelas X (siswa baru) tahun 2009 ini. Sistem baru ini memungkinkan siswa bisa lulus hanya 2,5 tahun. Lebih cepat dari rata-rata normal, yaitu 3 tahun.
"Sistem ini memberikan keleluasaan siswa untuk belajar dan berkembang sesuai kemampuannya secara alamiah. Berbeda dengan kelas akselerasi yang memang dipaksakan siswa lulus hanya dua tahun," ucapnya. Beberapa tahun ke depan, menurut Firman, kelas akselerasi pun akan dihilangkan.
Dengan pemberlakuan SKS ini, otomatis tidak akan ada siswa yang tidak naik kelas. "Siswa hanya mengulang di mata pelajaran yang gagalnya saja," ucapnya.
Perbaikan ini bisa dilakukan di semester pendek. Tahun ini, setidaknya ada dua siswa kelas XI di SMAN 3 Bandung yang tidak naik kelas.
Menurut Firman, penerapan SKS ini bukan sekedar coba-coba. "Pengkajiannya telah dilakukan sejak awal 2008. Kami mendapat bimbingan dari Pusat Kurikulum Depdiknas di dalam penerapannya," ucapnya.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, sekolah standar nasional dimungkinkan untuk menarapkan SKS.
Adapun total beban SKS yang harus diambil siswa adalah 122 SKS. Tiap semester, jumlah yang bisa diambil maksimal 27 SKS. Pada semester pertama, SKS masih bersifat paket, yaitu 22 SKS. Mata pelajaran pun dikelompokkan menjadi lima jenis, yaitu mata pelajaran dasar umum, wajib program, pilihan, muatan lokal dan pengembangan diri.
Penerapan SKS ini pun memaksa guru harus menyesuaikan diri. Yang paling direpotkan adalah sistem administrasi. Lalu, wali kelas berganti fungsi menjadi wali akademik yang bertugas memberi pertimbangan ke siswa di dalam penentuan akademik. Wali akademik ini orangnya tidak boleh berganti-ganti seperti wali kelas, ucap Firman menjelaskan.
Sistem SKS yang baru pertama kali diterapkan ini sudah disosialisasikan ke orangtua-orangtua siswa. Rabu (15/7), rencananya, sistem ini akan dibeberkan secara detail kepada siswa baru. Di Bandung, berdasarkan catatan, terhitung baru SMAN 3 Kota Bandung yang menerapkan pola SKS. 

0 komentar: